CERPEN
NIBA "Maaf Non..ada yang ingin bertemu di depan" Aku menoleh pada asisten rumahku itu. "Siapa?" "Engak tahu..yang pasti ibu-ibu Non" jelas Bi Asih Aku mengernyitkan dahi. Apakah yang ingin berkonsultasi? Tapi biasanya ditangani oleh Seni,asisten. "Ya sudah tunggu 10 menit lagi. Aku akan bersiap-siap" Aku langsung menyambar pakaian ku. Menggantinya lalu memoleskan bedak tipis ke wajahku. Aku Anita seorang psikologi. Rumah bagian depan aku jadikan sebagai tempat kerjaku juga tempat untuk mereka yang ingin berdiam diri. Mungkin ibu-ibu yang memaska ingin bertemu itu adalah salah satu dari mereka yamg punya problema. Ini hal biasa. Mengurusi masalah orang. Mencoba memberikan solusi. Berusaha menjadi penengah yang baik. Menjadi pendengar yang mengerti. Dan mencoba mencari jalan keluar bahkan menjadi tameng untuk mereka. Langkahku terhenti ketika aku bersitatap dengan ibu-ibu itu. "Tante Rose?" Ia tersenyum. ...